Senin, 20 Maret 2017

Mengenal Beberapa Tehnik Pengambilan Foto

1. Fotografi Landscape

Fotografi Landscape adalah fotografi pemandangan alam atau dalam pengertian lain adalah jenis fotografi yang merekam keindahan alam, dapat juga dikombinasikan dengan yang lain seperti manusia, hewan dan yang lainnya, namun tetap yang menjadi fokus utamanya adalah alam.
Pemandangan alam yang begitu indah pada saat-saat tertentu ketika secara sensitif kita bisa menandai sifat dan arah datangnya sinar matahari. Misalnya pada saat sore maupun pagi hari ketika sinar matahari bersifat kekuning-kuningan dan arah jatuhnya membentuk bayangan obyek yang sangat panjang. Selain itu saat pergantian musim, pada saat beberapa tumbuhan sedang mengalami pergantian daun.
 

 
2. Depth of Field


DOF digunakan untuk menunjukkan ruangan tertentu di dalam foto yang mendapatkan perhatian khusus oleh mata karena adanya perbedaan ketajaman atau fokus.

 

3. Fotografi potret
Fotografi potret atau portraiture adalah fotografi dari seorang tokoh atau sekelompok orang yang menyimpan ekspresi, kepribadian dan perasaan dari subyek tersebut. Seperti jenis potret lainnya, fokus dari fotografi tersebut biasanya wajah orang tersebut, meskipun seluruh bagian tubuh dan latar belakang atau konteks juga dapat dimasukkan.




Foto foto di Atas di dedikasikan untuk Tugas Fotografi Dari Prodi S1 Jurnalistik Universitas Bengkulu, Jika Ada yang suka dengan fota saya jangan lupa dengan sumbernya ya..  Kunjungi IG saya @edodestra
Nama  : Edo Destra Pratama
NPM   : D1C015017

Senin, 13 Maret 2017

Berikut Beberapa Tehnik Pengambilan Foto Dalam Fotografi


Berikut Beberapa Tehnik Pengambilan Foto Dalam Fotografi



- Background

Background dalam bahasa Indonesia berarti latar belakang. Dalam sebuah foto dipastikan memiliki sebuah latar belakang dari objek utama. Sebagai contoh Anda memotret seseorang wanita diperkebunan, maka yang menjadi background adalah area perkebunan, atau apa saja yang terlihat dibelakang objek utama. Banyak orang memanfaatkan background untuk menunjukan dimana mereka berada, semisal ketika sedang berwisata atau mengunjungi tempat menarik. Background mengindikasikan bahwa seseorang pernah berada ditempat tertentu, berada didekat tempat tertentu maupun melihat tempat tertentu. Sebuah foto kehilangan background ketika objek yang di adalah elemen yang datar (flat) seperti dinding, memotret tanah dari atas, dan segala objek yang tidak memungkinkan adanya latar belakang.



- Foreground

Foreground dalam bahasa Indonesia berarti latar depan, jadi kebalikannya dari background. Jika background terlihat dibagian belakang dari objek utama, maka foreground sudah pasti berada dibagian depan objek. Ya, dibagian depan dan penempatannya sebenanrya bisa cukup menarik namun banyak fotografer yang enggan menempatkan foreground. Sebagai contoh foreground adalah ketika Anda memotret manusia ditaman, dengan latar belakang tumbuh-tumbuhan namun didepan objek terdapat tumbuhan lagi meski tidak sampai menutupi objek utama. Itulah yang disebut foreground. Terkadang foreground sering terlihat pada jenis foto tertentu seperti foto landscape, arsitektur bahkan modeling.


-  Speed

Shutter speed dapat diatur dalam satuan detik atau bahkan sepersekian detik. Sebagai contoh shutter speed 1/100 berarti bahwa rana akan menutup pada 1/100 detik atau 0,01 detik. Setiap produsen tentu menawarkan berbagai range shutter speed mulai dari seperseribu detik sampai dengan beberapa detik. Kamera digital SLR juga mempunyai bulb mode yang memungkinkan kita untuk menahan bukaan rana sesuai keinginan kita. Pada mode auto kamera akan berusaha menentukan shutter speed terbaik untuk mengambil gambar. Namun sayangnya pengaturan tersebut tidak selalu benar, karena foto bisa saja berakhir dengan gambar yang blur dan under exposure/minim cahaya. Pengaturan menggunakan mode manual adalah solusi dari masalah diatas. Tidak hanya manual semi manualpun juga sudah bisa mengatasi masalah tersebut.
Di bawah ini pengambilam foto menggunakan Speed rendah.





Pada akhirnya penempatan, efek dan komposisi background, foreground dan Speed sesuatu yang harus dipikirkan fotografer agar menarik. Pembahasan yang ringan, namun cukup membantu agar Anda bisa lebih mengeksplore objek dan mempercantik foto. Keduanya memang ampuh menghasilkan dimensi pada foto yang sebenarnya adalah 2 dimensi.

Foto foto di Atas di dedikasikan untuk Tugas Fotografi Dari Prodi S1 Jurnalistik Universitas Bengkulu, Jika Ada yang suka dengan fota saya jangan lupa dengan sumbernya ya..  Kunjungi IG saya @edodestra
Nama  : Edo Destra Pratama
NPM   : D1C015017